Racing Look Community

Racing Look Community
racing

Jumat, 03 September 2010

Rossi Siap Hibur 'Fans' Meski Masih Sakit

Jelang GP San Marino
Valentino Rossi mengakui, dia membutuhkan waktu yang lebih lama lagi untuk bisa kembali ke performa yang maksimal. "The Doctor" melontarkan pernyataan tersebut terkait dengan penampilannya di Indianapolis akhir pekan lalu, tempat dia sempat jatuh sebanyak tiga kali selama pekan tersebut dan hanya finis pada posisi keempat saat balapan.

Rossi mengalami patah tulang kering kaki kanan saat latihan di Mugello, Italia, bulan Mei lalu. Meskipun belum pulih 100 persen, pebalap Italia tersebut memutuskan untuk segera kembali ke lintasan balapan. Sirkuit Sachsenring, Jerman, menjadi lintasan bagi debutnya pascacedera.

Namun, performa Rossi belum sesuai harapan sehingga dia sulit bersaing untuk meraih kemenangan. Akan tetapi, peraih sembilan gelar juara balap motor ini tetap senang dengan kenyataan yang dihadapi karena proses penyembuhannya berjalan lancar dan cepat sehingga penyetelan motor sudah sesuai gayanya.

"Bagi saya, itu merupakan balapan yang positif karena, pada satu titik, saya mencatat waktu yang sama dengan Lorenzo dan (Ben) Spies," ujarnya. "Oleh sebab itu, hal tersebut merupakan akhir pekan yang bagus karena kami bekerja dengan sangat bagus sehingga menghasilkan motor yang bagus pula, yang sesuai lagi dengan gaya kami."

"Keseimbangan dan elektrik sudah bekerja sesuai keinginan. Untuk ini, saya begitu bahagia karena saya tidak pernah secepat para pebalap Yamaha lainnya di Brno dan Laguna Seca. Namun sekarang, saya hanya perlu lebih (secara fisik) bertenaga dan perlu persiapan karena saya tidak bisa melakukan untuk 28 lap. Saya sering kesakitan. Saya perlu waktu untuk kembali ke bentuk terbaik," paparnya.

Tentang persiapannya menghadapi GP San Marino akhir pekan ini, Rossi hanya berharap agar kondisi fisiknya minimal sama seperti di Indianapolis. Pasalnya, balapan di Sirkuit Misano membutuhkan ketahanan fisik yang tinggi. Untuk itu, dia berjanji tampil maksimal untuk menghibur fansnya.

"Bagi saya, secara fisik lebih buruk dari Indianapolis, tetapi lebih bagus untuk motor kami karena Yamaha sedikit kesulitan. Di Misano, kami sangat cepat pada dua tahun terakhir. Sayang, saya tidak bisa tampil dalam kondisi yang bagus."

"Namun, Misano punya atmosfer yang berbeda. Saya suka trek dan saya sangat bahagia dengan arah motor. Di depan semua penggemar, kami akan berusaha sekuat tenaga dan saya berharap bisa memberikan tontonan yang menarik bagi mereka," janji Rossi.

Rabu, 01 September 2010

Hachiko anjing yang setia menunggu sang tuan kembali walaupun tuannya sudah mati...

Di Kota Shibuya, Jepang, tepatnya di alun-alun sebelah timur Stasiun Kereta Api Shibuya, terdapat patung yang sangat termasyur. Bukan patung pahlawan ataupun patung selamat datang, melainkan patung seekor anjing. Dibuat oleh Ando Takeshi pada tahun 1935 untuk mengenang kesetiaan seekor anjing kepada tuannya.

Seorang Professor setengah tua tinggal sendirian di Kota Shibuya. Namanya Professor Hidesamuro Ueno. Dia hanya ditemani seekor anjing kesayangannya, Hachiko. Begitu akrab hubungan anjing Dan tuannya itu sehingga kemanapun pergi Hachiko selalu mengantar. Professor itu setiap Hari berangkat mengajar di universitas selalu menggunakan kereta api. Hachiko pun setiap Hari setia menemani Professor sampai stasiun. Di stasiun Shibuya ini Hachiko dengan setia menunggui tuannya pulang tanpa beranjak pergi sebelum sang professor kembali. Dan ketika Professor Ueno kembali dari mengajar dengan kereta api, dia selalu mendapati Hachiko sudah menunggu dengan setia di stasiun. Begitu setiap Hari yang dilakukan Hachiko tanpa pernah bosan.


Musim dingin di Jepang tahun ini begitu parah. Semua tertutup salju. Udara yang dingin menusuk sampai ke tulang sumsum membuat warga kebanyakan enggan ke luar rumah Dan lebih memilih tinggal dekat perapian yang hangat.

Pagi itu, seperti biasa sang Professor berangkat mengajar ke kampus. Dia seorang professor yang sangat setia pada profesinya. Udara yang sangat dingin tidak membuatnya malas untuk menempuh jarak yang jauh menuju kampus tempatnya mengajar. Usia yang semakin senja Dan tubuh yang semakin rapuh juga tidak membuat dia beralasan untuk tetap tinggal di rumah. Begitu juga Hachiko, tumpukan salju yang tebal dimana-mana tidak menyurutkan kesetiaan menemani tuannya berangkat kerja. Dengan jaket tebal Dan payung yang terbuka, Professor Ueno berangkat ke stasun Shibuya bersama Hachiko.
Tempat mengajar Professor Ueno sebenarnya tidak terlalu jauh dari tempat tinggalnya. Tapi memang sudah menjadi kesukaan Dan kebiasaan Professor untuk naik kereta setiap berangkat maupun pulang dari universitas.


Kereta api datang tepat waktu. Bunyi gemuruh disertai terompet panjang seakan sedikit menghangatkan stasiun yang penuh dengan orang-orang yang sudah menunggu itu. Seorang awak kereta yang sudah hafal dengan Professor Ueno segera berteriak akrab ketika kereta berhenti. Ya, hampir semua pegawai stasiun maupun pegawai kereta kenal dengan Professor Ueno Dan anjingnya yang setia itu, Hachiko. Karena memang sudah bertahun-tahun dia menjadi pelanggan setia kendaraan berbahan bakar batu bara itu.

Setelah mengelus dengan kasih sayang kepada anjingnya layaknya dua orang sahabat karib, Professor naik ke gerbong yang biasa dia tumpangi. Hachiko memandangi dari tepian balkon ke arah menghilangnya professor dalam kereta, seakan dia ingin mengucapkan," saya akan menunggu tuan kembali."

" Anjing manis, jangan pergi ke mana-mana ya, jangan pernah pergi sebelum tuan kamu ini pulang..." teriak pegawai kereta setengah berkelakar.

Seakan mengerti ucapan itu, Hachiko menyambut dengan suara agak keras,"guukh!"

Tidak berapa lama petugas balkon meniup peluit panjang, pertanda kereta segera berangkat. Hachiko pun tahu arti tiupan peluit panjang itu. Makanya dia seakan-akan bersiap melepas kepergian professor tuannya dengan gonggongan ringan. Dan didahului semburan asap yang tebal, kereta pun berangkat. Getaran yang agak keras membuat salju-salju yang menempel di dedaunan sekitar stasiun sedikit berjatuhan.

Di kampus, Professor Ueno selain jadwal mengajar, dia juga Ada tugas menyelesaikan penelitian di laboratorium. Karena itu begitu selesai mengajar di kelas, dia segera siap-siap memasuki lab untuk penelitianya. Udara yang sangat dingin di luar menerpa Professor yang kebetulah lewat koridor kampus.

Tiba-tiba Ia merasakan sesak sekali di dadanya. Seorang staf pengajar yang lain yang melihat Professor Ueno limbung segera memapahnya ke klinik kampus. Berawal dari hal yang sederhana itu, tiba-tiba kampus jadi heboh karena Professor Ueno pingsan. Dokter yang memeriksanya menyatakan Professor Ueno menderita penyakit jantung, Dan siang itu kambuh. Mereka berusaha menolong Dan menyadarkan kembali Professor. Namun tampaknya usaha mereka sia-sia. Professor Ueno meninggal dunia.

Segera kerabat Professor dihubungi. Mereka datang ke kampus Dan memutuskan membawa jenazah professor ke kampung halaman mereka, bukan kembali ke rumah Professor di Shibuya.

Menjelang malam udara semakin dingin di stasiun Shibuya. Tapi Hachiko tetap bergeming dengan menahan udara dingin dengan perasaan gelisah. Seharusnya Professor Ueno sudah kembali, pikirnya. Sambil mondar-mandir di sekitar balkon Hachiko mencoba mengusir kegelisahannya. Beberapa orang yang Ada di stasiun merasa iba dengan kesetiaan anjing itu. Ada yang mendekat Dan mencoba menghiburnya, namun tetap saja tidak bisa menghilangkan kegelisahannya.


Malam pun datang. Stasiun semakin sepi. Hachiko masih menunggu di situ. Untuk menghangatkan badannya dia meringkuk di pojokan salah satu ruang tunggu. Sambil sesekali melompat menuju balkon setiap kali Ada kereta datang, mengharap tuannya Ada di antara para penumpang yang datang. Tapi selalu saja dia harus kecewa, karena Professor Ueno tidak pernah datang. Bahkan hingga esoknya, dua Hari kemudian, Dan berhari-Hari berikutnya dia tidak pernah datang. Namun Hachiko tetap menunggu Dan menunggu di stasiun itu, mengharap tuannya kembali. Tubuhnya pun mulai menjadi kurus.

Para pegawai stasiun yang kasihan melihat Hachiko Dan penasaran kenapa Professor Ueno tidak pernah kembali mencoba mencari tahu apa yang terjadi. Akhirnya didapat kabar bahwa Professor Ueno telah meninggal dunia, bahkan telah dimakamkan oleh kerabatnya.


Mereka pun berusaha memberi tahu Hachiko bahwa tuannya tak akan pernah kembali lagi Dan membujuk agar dia tidak perlu menunggu terus. Tetapi anjing itu seakan tidak percaya, atau tidak peduli. Dia tetap menunggu Dan menunggu tuannya di stasiun itu, seakan dia yakin bahwa tuannya pasti akan kembali. Semakin hari tubuhnya semakin kurus kering karena jarang makan.

Akhirnya tersebarlah berita tentang seekor anjing yang setia terus menunggu tuannya walaupun tuannya sudah meninggal. Warga pun banyak yang datang ingin melihatnya. Banyak yang terharu. Bahkan sebagian sempat menitikkan air matanya ketika melihat dengan mata kepala sendiri seekor anjing yang sedang meringkuk di dekat pintu masuk menunggu tuannya yang sebenarnya tidak pernah akan kembali. Mereka yang simpati itu ada yang memberi makanan, susu, bahkan selimut agar tidak kedinginan.

Selama 9 tahun lebih, dia muncul di station setiap harinya pada pukul 3 sore, saat dimana dia biasa menunggu kepulangan tuannya. Namun hari-hari itu adalah saat dirinya tersiksa karena tuannya tidak kunjung tiba. Dan di suatu pagi, seorang petugas kebersihan stasiun tergopoh-gopoh melapor kepada pegawai keamanan. Sejenak kemudian suasana menjadi ramai. Pegawai itu menemukan tubuh seekor anjing yang sudah kaku meringkuk di pojokan ruang tunggu. Anjing itu sudah menjadi mayat. Hachiko sudah mati. Kesetiaannya kepada sang tuannya pun terbawa sampai mati.

Warga yang mendengar kematian Hachiko segera berduyun-duyun ke stasiun Shibuya. Mereka umumnya sudah tahu cerita tentang kesetiaan anjing itu. Mereka ingin menghormati untuk yang terakhir kalinya. Menghormati sebuah arti kesetiaan yang kadang justru langka terjadi pada manusia.

Mereka begitu terkesan dan terharu. Untuk mengenang kesetiaan anjing itu mereka kemudian membuat sebuah patung di dekat stasiun Shibuya. Sampai sekarang taman di sekitar patung itu sering dijadikan tempat untuk membuat janji bertemu. Karena masyarakat di sana berharap ada kesetiaan seperti yang sudah dicontohkan oleh Hachiku saat mereka harus menunggu maupun janji untuk datang. Akhirnya patung Hachiko pun dijadikan symbol kesetiaan.



Konflik Indonesia dan Malaysia


Konsul Malaysia yang berkedudukan di Pekanbaru, Zamani Ismail, memandang perlu mewaspadai kemungkinan ada pihak tertentu yang menginginkan Indonesia-Malaysia berkonflik.

"Ada boncengan dari pihak tertentu yang coba memecah kekerabatan Malaysia dan Indonesia," kata Zamani pada acara Majelis Sambutan Hari Kebangsaan Malaysia Ke-53 di Pekanbaru, Selasa malam.

Hubungan antara Indonesia dan Malaysia selama beberapa hari terakhir mengalami ketegangan, berawal dari perseteruan batas laut dua negara.

Konflik tersebut dipicu penangkapan tiga pegawai Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) oleh Kepolsian Diraja Malaysia yang masuk ke perairan Tanjung Berakit, Provinsi Kepulauan Riau.




Gelombang aksi perlawanan masyarakat dari kedua negara hingga kini terus terjadi.

Menurut Zamani, rakyat Indonesia dan Malaysia selayaknya saling menahan diri dan menyelesaikan segala permasalahan melalui diplomasi damai.

Ia mengatakan Malaysia selama ini menganggap Indonesia, khususnya Riau, sebagai sebagai saudara sedarah dan mitra untuk kemajuan bersama.



"Pintu pandangan luas terbuka untuk kita berdiplomasi. Mari kita kecilkan perselisihan dan perbesar persaudaraan," ujarnya.

Wakil Gubernur Riau Mambang Mit dalam sambutannya mengatakan konflik yang terjadi antara kedua saudara serumpun itu hanya akan membawa kerugian.

Menurut dia, selama ini Pemerintah Provinsi Riau berusaha terus meningkatkan kerja sama dengan Malaysia dalam bidang ekonomi dan pendidikan.



"Sejauh ini kerja sama Riau dan Malaysia masih berjalan baik," ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Kantor Imigrasi Pekanbaru Jumanter Lubis mengatakan konflik kedua negara tak membuat warga negara Malaysia hengkang meninggalkan Riau.

Ia mengatakan hingga kini ada 153 warga Malaysia di Riau, 100 orang di antaranya adalah pekerja dan 53 orang adalah mahasiswa.

"Ketegangan kedua negara tak berdampak sampai membuat permusuhan antara warga Indonesia dan warga Malaysia yang ada di Riau," kata Jumanter.


Selasa, 31 Agustus 2010

RACING LOOK COMMUNITY PANDAAN

Selamat datang di blog saya...blog ini saya buat untuk menambah wawasan saya mengenai dunia blogger yang luas saat ini...Disini saya mau nunjukin kreatifitas dari anak2 pandaan dalam dunia modifikasi spda motor lewat blog ini,ada yang belum tau tentang pandaan?klo blum tau saya ksitau dulu deh..kota Pandaan terletak di tengah2 perbatasan antara kota Surabaya dan kota Malang,walopun agak kurang dikenal kota Pandaan ini rame banget lho coba aja maen kesini klo pengen tau...disini komunitas motor banyak buanget mulai dari yang gila modif..gila balap..sampai orang gila juga banyak,hehehe..jangan sungkan2 deh maen kesini...ne saya mo ngasitau dikit modifnya arek2 pandaan...check this out bro.......



Modified By NATO CUSTOM PANDAAN


Modified By NATO CUSTOM PANDAAN

Modified By NATO CUSTOM PANDAAN

Modified By NATO CUSTOM PANDAAN

Modified By NATO CUSTOM PANDAAN

Modified By NATO CUSTOM PANDAAN

Modified By NATO CUSTOM PANDAAN

Modified By NATO CUSTOM PANDAAN

Modified By MBX CUSTOM PANDAAN

Modified By MBX CUSTOM PANDAAN

Modified By KEPOMPONK CREW PANDAAN

Modified By KEPOMPONK CREW PANDAAN

Racing Look adalah aliran modifikasi yang mengacu pada aliran drag race atau road race,disini paling banyak motor bebek dan motor matik yang diubah secara frontal khas kuda pacu di lintasan balap terk lurus atau drag bike,kebanyakan pakem modifnya mengacu pada motor dari negeri gajah putih alias thailand,disana juga terdapat banyak sekali motor2 seperti di atas,mau tau motor drag anak2 thailand??ni liat aku punya dikit foto2 motor drag bike khas negeri gajah putih yang keren2..tapi modifnya indonesia gak kalah keren lho...

Modified By YAKUZA 123% UBON

Modified By MOCYC

Modified By MOCYC

Modified By THAI BOYZ

Nah udah liat kan modifnya anak thailand sama anak indonesia??bagus yang mana hayo??kasi nilai sendiri deh buat motor2 diatas keren mana modifnya anak indonesia ma anak thailand...klo mau kasi komentar aja dibawah biar kita bisa sharing sesama pecinta modif RACING LOOK,okey..........